Wednesday, December 17, 2014

Asuransi Jiwa Nasional Diincar Perusahaan Asing

Jakarta, 18 Desember 2014 – Empat investor asing dikabari sedang mencari peluang bisnis asuransi jiwa di Indonesia. Hendrisman Rahim, Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut, empat calon investor asing itu sedang menjajaki calon mitra lokal. Kerjasama dengan perusahaan asuransi internasional selalu mendapat persepsi positif di mata pasar keuangan.

Sebelumnya Dai-ichi Life, perusahaan asuransi dari Jepang,  sudah mengadakan kerjasama strategis dengan PT Panin Financial, Tbk (PNLF) pada tanggal 3 Juni 2013 dengan nilai transaksi Rp 3,3 triliun melalui penerbitan saham baru pada PT Panin Internasional, Tbk (PNIN) dan PT Panin Dai-ichi Life. Kerjasama ini meningkatkan nilai saham Panin Financial yang naik dari level Rp 210 di bulan Juni 2013 menjadi Rp 289 hari ini, atau naik 37,6%.

Setahun setelah kerjasama ini, Panin Financial membukukan penurunan pendapatan dan peningkatan laba. Pendapatan turun 8,1% menjadi Rp 2,69 triliun, sementara laba bersih naik 29,77% menjadi Rp 1,19 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh penurunan klaim dan manfaat bruto menjadi hanya Rp 1,82 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 2,39 triliun, serta penurunan beban umum dan administrasi menjadi Rp 105,78 miliar dari sebelumnya Rp 111,90 miliar.

Sebaliknya, PT Lippo General Insurance, Tbk, memilih untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan internasional, dan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Pendapatan 9 bulanan tahun ini naik 14,0% menjadi Rp 554,13 miliar, sementara laba naik 15,3% ke Rp 59,18 miliar.


Walaupun demikian, pasar tetap memberikan apresiasi tinggi pada perusahaan yang bekerjasama dengan Siloam Hospitals Group ini, sehingga naik dari Rp 2.500 di pertengahan tahun 2013, menjadi  Rp 4.300 pada hari, setelah sempat naik ke level tertinggi di Rp 5.800. Pergerakan saham ini sayangnya kurang diikuti dengan tingkat likuiditas yang memadai yang juga ditekan oleh kurangnya jumlah saham beredar yang hanya 88,3 juta lembar. 
PNLF: Pergerakan Saham

LPGI: Pergerakan Saham