Sunday, March 16, 2014

Indofarma Lakukan Efisiensi Biaya Paska Rugi Bersih Rp 54,22 M



Jakarta, 17 Maret 2014 – PT Indofarma (Persero), Tbk (INAF) menganggarkan Rp 100 miliar untuk peningkatan efisiensi. Peningkatan biaya yang terjadi merupakan salah satu penyebab utama rugi bersih sampai Rp 54,22 miliar yang diderita oleh perusahaan pada tahun 2013.

Anggaran belanja modal Rp 100 miliar yang akan menggunakan kas internal ini adalah untuk 3 rencana strategis. Pertama, Rp 50 miliar untuk pembelian mesin-mesin baru yang akan meningkatkan kinerja produksi perusahaan, yaitu dengan tidak menggunakan toll manufacturing (pengalihan produksi kepada perusahan lain). Kedua, Rp 25 miliar akan digunakan untuk pembangunan obat herbal yang memungkinkan perusahaan masuk ke ceruk pasar ini Ketiga, Rp 25 miliar sisanya akan digunakan untuk pembangunan pabrik riset dan pengembangan.

Strategi ini nampaknya diambil setelah perusahaan menderita kerugian bersih sampai Rp 54,22 miliar akibat peningkatan beban pokok pendapatan serta kenaikan tinggi dari beban penjualan, umum dan administrasi. Kenaikan biaya-biaya ini mengakibatkan kerugian usaha sebesar Rp 32,31 miliar dari sebelumnya laba usaha Rp 83,31 miliar. Beban keuangan yang naik serta rugi dari entitas asosiasi juga menjadi faktor penekan kinerja laba perusahaan.

Arus kas dari aktivitas operasional perusahaan juga negatif Rp 141,62 miliar, lebih besar daripada tahun lalu sebesar Rp 41,64 miliar. Arus keluar dari operasional serta investasi ini didanai oleh utang bank.

Strategi ini tampaknya sudah mulai dijalankan sejak tahun 2013, melihat dari beberapa pernyataan manajemen. Pertama, perusahaan target akan mendorong penjualan obat yang bermargin tebal (20 – 25%). Sekarang ini perusahaan masih lebih banyak menjual alat kesehatan yang bermarjin tipis. Kedua, rencana pabrik obat herbal sebenarnya sudah menjadi rencana tahun 2013, tetapi tersisih karena desakan pemenuhan komitmen tender e-catalog obat generik yang memaksa Indofarma menyelesaikan renovasi pabrik dan produksi obat generik duluan. Ketiga, proyek pabrik riset dan pengembangan sudah dalam proses tender dan akan dibangun dalam 2-3 bulan lagi.  

No comments:

Post a Comment