Monday, June 17, 2013

PNM Akan Terbitkan Obligasi Rp 1 T



Permodalan Nasional Madani (PNM), perusahaan modal ventura, menerbitkan Obligasi II PNM Tahun 2013 sebesar Rp 1 T dengan jangka waktu 5 tahun, dibayarkan tiap 3 bulan. Dana ini akan digunakan untuk pemberian modal kepada perusahaan kecil dan mikro. Tidak ada agunan khusus atas obligasi ini, dan senioritasnya tidak lebih tinggi daripada utang-utang lainnya. Pefindo telah memberikan rating A+.
Dana ini akan digunakan 40% untuk refinancing, dan 60% untuk peningkatan modal kerja. Refinancing akan digunakan untuk membayar sebagian dari utang bank dalam usaha menekan beban pokok pendapatan.

Saat ini kegiatan usaha melingkupi: bisnis Pembiayaan langsung ke UMK, ke lembaga keuangan mikro, kredit program, jasa manajemen dan kemitraan, penyertaan melalui anak usaha, serta pengelolaan dana melalui anak usaha. Tingkat kesehatan perusahaan menurut SK Menteri Keuangan selama 5 tahun berturut-turut 'sehat sekali'.

AFN memandang bahwa obligasi ini menarik karena beberapa hal:
1. Pendapatan usaha yang diperoleh PNM bertumbuh sangat cepat, CAGR 56% dalam 5 tahun, dengan pertumbuhan laba yang bertumbuh 36,5%. Ini mencerminkan besarnya kebutuhan dana modal bagi perusahaan-perusahaan kecil dan mikro yang sulit untuk dijangkau sistem perbankan, dan seiring dengan indikasi bahwa ada geliat ekonomi mikro yang kini sedang berusaha ditangkap oleh semua bank-bank nasional dan asing di Indonesia.
2. Tingkat keamanan yang cukup tinggi mengingat produk-produk ini melihat kepada kesediaan bank-bank untuk terus memberikan pinjaman.

Akan tetapi beberapa hal perlu diwaspadai adalah:
1. ROE yang rendah hanya kurang dari 8% di tahun lalu, padahal ROE BPR mencapai 20%.
2. Tekanan suku bunga dan inflasi yang tinggi dapat mendorong kenaikan beban bunga sehingga menekan kemampuan perusahaan membayar.


No comments:

Post a Comment